Bicara tentang kuliner malam di Jogja, maka tak bisa dibantah bahwa angkringan adalah ikon utamanya. Di sinilah tempat makan paling egaliter, di mana semua kalangan bisa berkumpul, bercengkrama, sembari menikmati kopi, teh, nasi kucing dengan lauk gorengan atau sate usus. Oleh karena itu, jika kamu berlibur ke Jogja, tidaklah afdol jika belum menikmati setidaknya salah satu kuliner angkringan berikut:
- Angkringan Lik Man
- Angkringan Pak Jarot
- Angkringan Pak Jabrik
- Angkringan Kopi Joss Pak Agus
- Angkringan Wijilan
- Angkringan Mas Gendut Depan Gor UNY
- Angkringan Pendopo Lawas ALKID
Angkringan, Kuliner dan Ruang Sosial
Jogja dan angkringan seperti dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Bagi banyak orang,wisata kuliner Jogja belum lengkap tanpa duduk lesehan di pinggir jalan, menikmati nasi kucing hangat sambil ditemani teh panas atau kopi jos.
Menariknya, angkringan di Jogja bukan cuma soal makanan murah. Tempat-tempat ini juga menjadi ruang sosial: tempat ngobrol santai, nongkrong mahasiswa, hingga lokasi favorit wisatawan menikmati suasana malam khas Jogja.
Mulai dari yang legendaris sampai angkringan kekinian, berikut rekomendasi angkringan di Jogja yang wajib masuk daftar kunjungan.
Angkringan Legendaris & Ikonik
Angkringan Lik Man
Sejarah terciptanya kopi jos bermula dari sebuah eksperimen yang tidak disengaja oleh Lik Man (nama asli Siswo Raharjo), pemilik Angkringan Lik Man. Lik Man sendiri merupakan putra dari Mbah Pairo, pedagang angkringan generasi pertama di Yogyakarta yang sudah berjualan sejak tahun 1950-an
1. Menu Makanan dan Minuman
- Kopi Jos sebagai Primadona: Menu utama yang paling dicari adalah kopi jos (kopi hitam dengan arang panas). Pengunjung mendeskripsikan rasanya unik dengan sensasi “smoky” atau berasap yang kuat. Terdapat pilihan kopi jos original maupun kopi susu jos.
- Susu Jahe yang Juara: Selain kopi, banyak ulasan memuji susu jahe-nya yang terasa mantap, hangat, dan pedas jahenya pas di tenggorokan.
- Variasi Nasi Kucing: Tersedia berbagai pilihan nasi kucing, seperti nasi teri (sambal ijo atau merah), nasi tongkol pedas, dan oseng tempe. Nasi kucing di sini dipuji karena nasinya yang pulen.
- Aneka Sate dan Lauk: Pilihan lauk sangat beragam, mulai dari sate usus, telur puyuh, kerang, kulit, ati ampela, hingga sate keong dan gorengan. Kelebihannya, pengunjung bisa meminta agar sate dan lauk dibakar kembali agar dinikmati dalam keadaan hangat.
2. Suasana (Atmosphere)
- Khas Yogyakarta: Suasana angkringan ini sangat identik dengan kearifan lokal Yogyakarta, di mana pengunjung duduk lesehan di trotoar menggunakan alas tikar.
- Ramai namun Nyaman: Tempat ini sering kali sangat ramai, terutama pada malam minggu atau malam hari. Meski ramai dan berada di pinggir jalan, banyak yang merasa betah untuk mengobrol lama (nongkrong) karena suasananya yang hangat dan santai.
- Hiburan: Kadang terdapat musisi jalanan atau pengamen ramah yang menambah nuansa syahdu saat menikmati malam di Jogja.
- Lokasi: Saat ini terdapat dua lokasi utama, yaitu di Selasar Malioboro (lebih modern dan bersih) dan di belakang Pasar Kranggan (lebih tradisional dan tenang karena tidak di jalan utama). Beberapa ulasan menyebut lokasi di Kranggan agak gelap atau sedikit berbau karena dekat pasar.
3. Pelayanan dan Harga
- Harga Terjangkau: Mayoritas pengunjung setuju bahwa harganya sangat murah dan “merakyat”. Sebagai gambaran, harga nasi kucing berkisar Rp2.000, sate-satean Rp3.000, dan kopi jos sekitar Rp5.000 - Rp8.000.
- Pelayanan Ramah: Penjual dan staf sering dipuji karena keramahannya, pelayanannya yang cepat, serta sikap yang santun.
- Sistem Pembayaran: Selain tunai, angkringan ini sudah melayani pembayaran digital melalui QRIS.
Secara keseluruhan, Angkringan Lik Man dinilai sebagai tempat legendaris yang wajib dikunjungi untuk merasakan pengalaman kuliner otentik Yogyakarta meskipun harus berbagi tempat duduk dengan pengunjung lain saat ramai.
Angkringan Pak Jarot
Angkringan Pak Jarot merupakan salah satu destinasi kuliner malam yang sangat populer dan direkomendasikan di Yogyakarta, terutama karena lokasinya yang strategis dan harganya yang sangat terjangkau.
Lokasi dan Suasana
- Lokasi Strategis: Terletak di kawasan pusat kota, tidak jauh dari Tugu Jogja dan Malioboro. Secara spesifik, angkringan ini berada di depan Hotel Muamalat, persis di seberang Hotel 101 Mangkubumi, dan dekat dengan Hotel Harper.
- Tempat Luas: Berbeda dengan banyak angkringan lain, Pak Jarot menyediakan area lesehan yang luas serta kursi di sekitar gerobak, sehingga cocok untuk rombongan maupun individu.
- Atmosfer: Menawarkan suasana tradisional khas Jogja di pinggir jalan yang ramai. Pada akhir pekan, pengunjung bahkan bisa menikmati live music gratis yang terdengar dari Hotel 101 di seberangnya.
Menu Makanan dan Minuman
Angkringan ini dikenal memiliki pilihan menu yang sangat lengkap, bahkan beberapa pengunjung menyebutnya sebagai sistem prasmanan di mana pembeli bisa mengambil sendiri pilihannya.
- Makanan Utama: Tersedia berbagai varian nasi kucing seperti nasi sambal teri, nasi rica ayam, nasi bakso, hingga nasi lodeh, nasi bakar, dan nasi langgi.
- Aneka Sate dan Gorengan: Terdapat lebih dari 15 macam sate (sate telur puyuh, usus, kulit, brutu, kikil, kerang, hingga sate keong) dan aneka gorengan seperti mendoan. Salah satu keunggulannya adalah sate-satean tersebut bisa minta dibakar kembali dengan bumbu olesan yang lezat sebelum disajikan.
- Minuman Ikonik: Menu minuman favorit di sini adalah Es Tape Hijau atau Wedang Tape Susu yang menyegarkan. Selain itu, tersedia pula Kopi Jos, susu jahe, dan kopi susu.
Harga dan Pelayanan
- Sangat Murah: Angkringan Pak Jarot sering disebut sebagai yang termurah di sepanjang Jalan Mangkubumi dibandingkan angkringan lainnya. Sebagai gambaran, harga nasi kucing sekitar Rp3.000, aneka sate Rp2.000, dan gorengan Rp1.000.
- Pelayanan Ramah: Pemilik dan staf dikenal sangat ramah (grapyak) dan memberikan pelayanan yang cepat (sat-set).
Secara keseluruhan, Angkringan Pak Jarot bagi wisatawan yang mencari pengalaman makan otentik Jogja tanpa membuat kantong jebol.
Angkringan Pak Jabrik
Angkringan Pak Jabrik inilah yang biasa disebut dengan Angkringan KR, karena lokasinya tepat berada di depan kantor Koran Kedaulatan Rakyat Jogjakarta. Sama sebagaimana dua angkringan sebelumnya, angkringan ini termasuk destinasi favorit untuk kuliner malam di Jogja.Banyak orang khususnya yang pernah kuliah di Jogja memiliki kenangan dengan angkringan ini.
Variasi Menu dan Rasa
Angkringan ini sangat dikenal karena memiliki pilihan menu yang sangat lengkap dan beragam, jauh melebihi angkringan pada umumnya.
- Makanan: Pengunjung dapat menemukan berbagai jenis nasi kucing (seperti nasi sambal teri, oseng tempe, rica ayam, hingga nasi bakar) dan aneka sate (sate kerang, kulit ayam, usus, telur puyuh, hingga sate gajih kambing). Sate dan lauk yang dipilih bisa minta dibakar ulang agar disajikan dalam keadaan hangat.
- Minuman: Menu andalannya termasuk Kopi Joss (kopi dengan arang panas), Wedang Uwuh, Es Susu Tape, dan Teh Gula Batu. Beberapa pengunjung mencatat bahwa minuman seperti kopi atau jahe terkadang terasa terlalu manis.
Harga
Secara umum, harga di Angkringan Pak Jabrik dianggap murah dan terjangkau, terutama bagi wisatawan.
- Harga nasi dan sate rata-rata mulai dari Rp3.000 per porsi/tusuk.
- Meski murah bagi pendatang, beberapa warga lokal atau pengunjung yang terbiasa dengan angkringan di pinggiran kota merasa harganya sedikit lebih mahal atau “harga turis”.
Suasana dan Lokasi
- Lokasi Strategis: Terletak di pusat kota, tepatnya di selatan Tugu Jogja dan dekat dengan Stasiun Tugu maupun kawasan Malioboro.
- Ambiance: Tempat ini menawarkan suasana malam Yogyakarta yang khas dan sering dijadikan spot favorit untuk nongkrong atau bercengkerama.
- Fasilitas: Beberapa pengunjung menyebutkan adanya fasilitas free Wi-Fi di lokasi tertentu. Namun, ada catatan mengenai kurangnya fasilitas tisu atau tempat cuci tangan bagi pelanggan.
Perubahan Tempat Duduk
Terdapat perubahan pada konsep tempat duduk. Jika dulunya identik dengan lesehan luas di depan kantor Kedaulatan Rakyat (KR), setelah penertiban atau perpindahan lokasi, kini lebih banyak disediakan meja dan kursi, meskipun area lesehannya menjadi lebih terbatas atau bahkan tidak ada lagi di titik tertentu.
Hal yang Perlu Diperhatikan (Kekurangan)
- Banyak Pengamen: Keluhan yang paling sering muncul adalah banyaknya pengamen dan peminta-minta yang datang silih berganti, yang bagi sebagian orang dirasa cukup mengganggu kenyamanan saat makan dan mengobrol.
- Masalah Parkir: Retribusi parkir sering dikeluhkan karena dianggap mahal (bisa mencapai Rp10.000 untuk mobil) dan terkadang dikelola oleh petugas yang kurang ramah atau tanpa karcis resmi.
- Keramaian: Karena statusnya yang legendaris, tempat ini seringkali sangat ramai dan antre, terutama pada akhir pekan atau musim liburan, sehingga sulit untuk mendapatkan tempat duduk.
Angkringan Kekinian & Nyaman Buat Nongkrong
Angkringan Kopi Joss Pak Agus
Angkringan ini berlokasi berseberangan dengan Angkringan Lik Man, yaitu di depan Stasiun Tugu Jogja. Sama seperti angkringan di daerah ini, tempat ini menyediakan menu utama kopi joss, nasi bungkus, dan aneka makanan seperti sate dan gorengan.
Ciri khas:
- Ramai wisatawan karena sangat dekat dengan Malioboro
- Area duduk lebih nyaman jika dibandingkan Lik Man, karena ada di kawasan trotoar yang lebih lapang
- Cocok buat nongkrong malam
Angkringan Wijilan
Wisata kuliner di Wijilan bukan melulu Gudeg Jogja. Ada beberapa angkringan di sepanjang Jalan Wijilan. Daya tarik dari Jalan Wijilan sendiri adalah vibe Keraton Yogyakarta, karena jalan ini berada di lingkungan dalam benteng Keraton. Untuk menuju ke sini, kita bisa melewati Plengkung Wijilan, atau lorong pintu masuk kawasan Wijilan dengan atap melengkung. Oleh karena itu, nuansa tradisional masih terasa kuat di sini.
Yang menarik di sini:
- Menu angkringan lengkap
- Harga tetap ramah kantong
- Suasana lebih tenang dibanding area Malioboro
Angkringan Murah Favorit Mahasiswa
Angkringan Mas Gendut Depan Gor UNY
Salah satu spot nongkrong malam favorit area utara Jogja. Berlokasi di depan GOR UNY, angkringan ini dikenal enak dan paling murah. Menu istimewa di angkringan ini adalah teh jahe gula batu, atau susu jahe gula batu. Tak cuma murah, dengan pelayanan yang cepat dan ramah maka tak heran angkringan ini mendapat ratting 4,8 di Google.
Kelebihan:
- Dekat kawasan mahasiswa
- Suasana santai dan ramai
- Cocok buat nongkrong setelah kuliah
Angkringan Pendopo Lawas ALKID
Angkringan ini bukanlah angkringan pinggir jalan, namun angkringan dengan joglo dan tempat yang luas. Hal paling berkesan di angkringan ini adalah live music. Untuk masalah harga, banyak yang mengatakan agak terlalu mahal untuk ukuran angkringan. Akan tetapi, itu terbayarkan dengan suasana, dekat ALKID dan live music-nya.
Cocok untuk:
- Nongkrong santai
- Ngobrol lama tanpa terlalu bising
- Menikmati suasana Jogja malam
Menu Angkringan yang Wajib Dicoba
Beberapa menu yang hampir selalu jadi favorit di angkringan Jogja:
- Nasi kucing sambal teri → kecil tapi nagih, cocok dimakan berulang
- Sate usus → gurih-manis dengan tekstur chewy khas
- Sate telur puyuh → manis gurih dan paling cepat habis
- Kepala ayam bacem → favorit pecinta menu tradisional
- Tempe mendoan → hangat, lembut, dan cocok disantap malam hari
- Wedang jahe → bikin badan hangat saat nongkrong malam
- Kopi jos → pengalaman kuliner khas Jogja yang unik
Tips Nongkrong di Angkringan Jogja
- Datang mulai jam 7 malam untuk suasana paling hidup
- Sebagian besar masih menerima pembayaran tunai
- Hindari jam puncak akhir pekan kalau ingin lebih santai
- Harga makanan biasanya mulai 2 ribu–10 ribuan
- Jangan malu ambil sendiri makanan di gerobak (konsepnya memang santai)
Area Favorit Berburu Angkringan
Kalau ingin eksplor angkringan, beberapa area paling populer di Jogja adalah:
- Tugu Yogyakarta
- Malioboro
- Alun-Alun Kidul Yogyakarta
- Jalan Kaliurang (Jakal)
- Area kampus UGM & UNY
- Kotagede
Kesimpulan
Angkringan bukan sekadar tempat makan murah. Di Jogja, angkringan sudah menjadi bagian dari budaya kota.
Dari kopi jos legendaris sampai nasi kucing sederhana, semuanya menawarkan pengalaman kuliner yang hangat, santai, dan khas Jogja banget.
Cocok untuk:
- Wisatawan
- Mahasiswa
- Backpacker
- Sampai siapa pun yang ingin menikmati malam Jogja dengan cara paling sederhana.
Artikel Terkait
-
Wisata Budaya dan Edukasi Jogja
8 Gudeg Jogja Paling Legendaris: Dari yang Kering Tahan Lama sampai yang Basah Bikin Nambah
Gudeg di Jogja memiliki beragam karakter rasa. Ada yang kering, basah, super manis, sampai yang cenderung gurih—dan semuanya punya penggemar fanatiknya.
-
Wisata Budaya dan Edukasi Jogja
6 Rekomendasi Bakmi Jawa Terenak di Jogja
Ini adalah daftar bakmi Jawa terenak dan legendaris, yang bisa kamu kunjungi selama liburan di Jogja.
-
Wisata Budaya dan Edukasi Jogja
Tebing Breksi : Destinasi Wisata Terbaik di Jogja Untuk Sunset Romantis
Tak hanya pahatan batu estetik di dinding tebing, Tebing Breksi juga mempunyai daya tarik lain, yaitu spot sunset romantis.