Rekomendasi Angkringan di Jogja yang Wajib Dicoba
Jogja dan angkringan seperti dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Bagi banyak orang,wisata kuliner Jogja belum lengkap tanpa duduk lesehan di pinggir jalan, menikmati nasi kucing hangat sambil ditemani teh panas atau kopi jos.
Menariknya, angkringan di Jogja bukan cuma soal makanan murah. Tempat-tempat ini juga menjadi ruang sosial: tempat ngobrol santai, nongkrong mahasiswa, hingga lokasi favorit wisatawan menikmati suasana malam khas Jogja.
Mulai dari yang legendaris sampai angkringan kekinian, berikut rekomendasi angkringan di Jogja yang wajib masuk daftar kunjungan.
Angkringan Legendaris & Ikonik
Angkringan Lik Man
Salah satu angkringan paling legendaris di Jogja dan terkenal karena menu kopi jos-nya—kopi panas yang dicelup arang membara.
Yang membuat tempat ini selalu ramai:
- Sensasi rasa kopi unik dengan aroma smoky
- Suasana khas Jogja yang autentik
- Banyak wisatawan penasaran mencoba kopi jos asli
Lokasinya dekat kawasan Tugu Yogyakarta sehingga mudah dijangkau wisatawan.
Google Maps: Google Maps: Angkringan Lik Man
Angkringan KR
Disebut Angkringan KR karena lokasinya di trotoar tepat di depan kantor redaksi surat kabar legendaris di Jogja, yaitu Kedaulatan Rakyat. Angkringan ini adalah favorit pekerja malam dan anak muda Jogja. Lokasinya hanya sekitar 200 meter dari Tugu Jogja, benar-benar memberikan suasana malam yang otentik Jogja.
Kelebihan:
- Pilihan nasi kucing lengkap
- Sate usus dan sate telur puyuh jadi favorit
- Suasana ramai dan hidup saat malam
Cocok untuk yang ingin merasakan vibe angkringan klasik Jogja.
Google Maps: Angkringan KR
Angkringan Pak Jabrik
Spot santai dekat kawasan Alun-Alun Kidul Yogyakarta.
Daya tarik utamanya:
- Suasana malam yang adem dan santai
- Banyak pilihan gorengan hangat
- Cocok buat nongkrong lama
Pas untuk menikmati malam Jogja setelah keliling area selatan kota.
Google Maps: Angkringan Pak Jabrik
Angkringan Kekinian & Nyaman Buat Nongkrong
Angkringan Kopi Joss Pak Agus
Angkringan ini berlokasi berseberangan dengan Angkringan Lik Man, yaitu di depan Stasiun Tugu Jogja. Sama seperti angkringan di daerah ini, tempat ini menyediakan menu utama kopi joss, nasi bungkus, dan aneka makanan seperti sate dan gorengan.
Ciri khas:
- Ramai wisatawan karena sangat dekat dengan Malioboro
- Area duduk lebih nyaman jika dibandingkan Lik Man, karena ada di kawasan trotoar yang lebih lapang
- Cocok buat nongkrong malam
Google Maps: Angkringan Pak Agus Jogja
Angkringan Wijilan
Wisata kuliner di Wijilan bukan melulu Gudeg Jogja. Ada beberapa angkringan di sepanjang Jalan Wijilan. Daya tarik dari Jalan Wijilan sendiri adalah vibe Keraton Yogyakarta, karena jalan ini berada di lingkungan dalam benteng Keraton. Untuk menuju ke sini, kita bisa melewati Plengkung Wijilan, atau lorong pintu masuk kawasan Wijilan dengan atap melengkung. Oleh karena itu, nuansa tradisional masih terasa kuat di sini.
Yang menarik di sini:
- Menu angkringan lengkap
- Harga tetap ramah kantong
- Suasana lebih tenang dibanding area Malioboro
Google Maps: Angkringan Wijilan Jogja
Angkringan Murah Favorit Mahasiswa
Angkringan Mas Gendut Depan Gor UNY
Salah satu spot nongkrong malam favorit area utara Jogja. Berlokasi di depan GOR UNY, angkringan ini dikenal enak dan paling murah. Menu istimewa di angkringan ini adalah teh jahe gula batu, atau susu jahe gula batu. Tak cuma murah, dengan pelayanan yang cepat dan ramah maka tak heran angkringan ini mendapat ratting 4,8 di Google.
Kelebihan:
- Dekat kawasan mahasiswa
- Suasana santai dan ramai
- Cocok buat nongkrong setelah kuliah
Google Maps: Angkringan Mas Gendut UNY
Angkringan Pendopo Lawas ALKID
Angkringan ini bukanlah angkringan pinggir jalan, namun angkringan dengan joglo dan tempat yang luas. Hal paling berkesan di angkringan ini adalah live music. Untuk masalah harga, banyak yang mengatakan agak terlalu mahal untuk ukuran angkringan. Akan tetapi, itu terbayarkan dengan suasana, dekat ALKID dan live music-nya.
Cocok untuk:
- Nongkrong santai
- Ngobrol lama tanpa terlalu bising
- Menikmati suasana Jogja malam
Google Maps: Angkringan Pendopo Lawas
Menu Angkringan yang Wajib Dicoba
Beberapa menu yang hampir selalu jadi favorit di angkringan Jogja:
- Nasi kucing sambal teri → kecil tapi nagih, cocok dimakan berulang
- Sate usus → gurih-manis dengan tekstur chewy khas
- Sate telur puyuh → manis gurih dan paling cepat habis
- Kepala ayam bacem → favorit pecinta menu tradisional
- Tempe mendoan → hangat, lembut, dan cocok disantap malam hari
- Wedang jahe → bikin badan hangat saat nongkrong malam
- Kopi jos → pengalaman kuliner khas Jogja yang unik
Tips Nongkrong di Angkringan Jogja
- Datang mulai jam 7 malam untuk suasana paling hidup
- Sebagian besar masih menerima pembayaran tunai
- Hindari jam puncak akhir pekan kalau ingin lebih santai
- Harga makanan biasanya mulai 2 ribu–10 ribuan
- Jangan malu ambil sendiri makanan di gerobak (konsepnya memang santai)
Area Favorit Berburu Angkringan
Kalau ingin eksplor angkringan, beberapa area paling populer di Jogja adalah:
- Tugu Yogyakarta
- Malioboro
- Alun-Alun Kidul Yogyakarta
- Jalan Kaliurang (Jakal)
- Area kampus UGM & UNY
- Kotagede
Kesimpulan
Angkringan bukan sekadar tempat makan murah. Di Jogja, angkringan sudah menjadi bagian dari budaya kota.
Dari kopi jos legendaris sampai nasi kucing sederhana, semuanya menawarkan pengalaman kuliner yang hangat, santai, dan khas Jogja banget.
Cocok untuk:
- Wisatawan
- Mahasiswa
- Backpacker
- Sampai siapa pun yang ingin menikmati malam Jogja dengan cara paling sederhana.
Artikel Terkait
-
Rekomendasi Iga Bakar Murah di Jogja: Enak, Empuk, dan Cocok Buat Kuliner Malam
Belakangan, kuliner iga bakar di Jogja juga makin populer karena menawarkan kombinasi yang sulit ditolak: daging empuk, bumbu medok, dan harga yang ramah.
-
8 Rekomendasi Bakpia Jogja dari yang Legendaris sampai Kekinian
Kalau kamu pulang dari Jogja tanpa bawa bakpia, rasanya ada yang kurang—kayak nonton film tapi skip ending.
-
8 Gudeg Jogja Paling Legendaris: Dari yang Kering Tahan Lama sampai yang Basah Bikin Nambah
Gudeg di Jogja memiliki beragam karakter rasa. Ada yang kering, basah, super manis, sampai yang cenderung gurih—dan semuanya punya penggemar fanatiknya.